Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan dari keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.
Aku bersaksi bahawasanya tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahawasanya Nabi Muhammad S.A.W adalah hamba dan rasul-Nya.
Sesungguhnya sebenar-benar ucapan adalah Kitabullah (Al-Quran) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad (As-Sunnah). Seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan (dalam agama), setiap yang diada-adakan (dalam agama) adalah bid'ah, setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di neraka.

Friday, February 4, 2011

Are You The Eraser or The Pencil?


Penulis: Ukhtiza li

Pencil: I'm sorry.... 

Eraser: For what? You didn't do anything wrong. 

Pencil: I'm sorry coz you get hurt because of me. Whenever I made a mistake, you're always there to erase it. But as you make my mistakes vanish, you'll lose a part of yourself. You get smaller and smaller each time. 

Eraser: That's true. But I don't really mind. You see, I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though one day, I know I'll be gone and you'll replace me with a new one, I'm actually happy with my job. So please, stop worrying. I hate seeing you sad. 


(Email dari sahabat...)


Ada kalanya...
kita lupa siapa kita...

Ada kalanya kita lupa...
untuk melihat dan menghargai sesuatu yang dekat...
dalam mengejar sesuatu yang jauh dan belum pasti...

Ada kalanya...
sesuatu itu dirasakan lebih berharga...
di saat ia pergi...
dan di saat itu.. 
kau takkan mampu mendapatkannya kembali...
dan tiada yang dapat mengganti...

Andai ia masih ada... 
syukurilah...
hargailah...
kerana engkau belum merasakan... 
Peritnya sebuah kehilangan...

Sumber:

3 comments:

Adi Wahab said...

artikel yg menarik...

perumpamaan yg best juge...

huzazi said...

Salam.
Murninya hati eraser...
kalaulah kita ada ramai kawan & kita juga yang berhati eraser, alangkah indahnya kehidupan.

Ummu Aiman said...

Wa'alaikom assalam En. Huzazi.. Ye, betul tu.. sangat susah nak jadi seorang y baik macam eraser tu. Beruntung sape ada kawan mcm tu..

Semoga kita dikurniakan hati yang murni seperti itu.. Dalam dunia ni, y pasti.. ada seorang insan yang memiliki hati sebegitu.. Iaitu RASULULLAH SAW.. Subhanallah..